Arya Maulana Taufiq
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
Chindy Khoiria Putri
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
Della Widyawati Putri
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/jei.v2i3.60075
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya sistem perawatan terrarium yang mampu menjaga kestabilan pencahayaan dan kelembapan tanah secara otomatis agar tanaman dapat tumbuh optimal tanpa pemantauan intensif. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem otomasi terrarium berbasis mikrokontroler Arduino Uno dengan integrasi sensor Light Dependent Resistor (LDR) dan sensor kelembapan tanah YL-69 tipe resistif untuk mengatur pencahayaan dan penyiraman secara mandiri. Metode penelitian menggunakan desain eksperimental kuantitatif melalui rancang bangun prototipe yang diuji pada dua kondisi lingkungan, yaitu ruangan gelap dengan grow light menyala dan ruangan terang dengan grow light mati. Pengambilan data dilakukan selama satu jam dengan interval pencatatan setiap 10 detik dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan Arduino IDE, Microsoft Excel, dan Python. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi ruangan gelap, nilai ADC kelembapan tanah mengalami peningkatan hingga berada pada rentang kering (>550 ADC), dengan nilai rata-rata sebesar 546,29 sehingga pompa air aktif sebanyak empat kali selama 30 menit pertama pengujian untuk menjaga kelembapan media tanam. Kondisi ruangan terang memperlihatkan nilai ADC yang relatif stabil pada rentang 516–535 dengan nilai rata-rata sebesar 522,44 tanpa aktivasi pompa air. Selisih rata-rata nilai ADC antara kondisi gelap dan terang menunjukkan adanya pengaruh pencahayaan terhadap perubahan kelembapan tanah yang direspons secara otomatis oleh sistem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem otomasi terrarium yang dikembangkan mampu mengatur pencahayaan dan penyiraman secara real-time serta menjaga kestabilan kelembapan media tanam secara efektif. Sistem ini berpotensi diterapkan sebagai solusi perawatan terrarium berbasis teknologi otomasi yang efisien dan hemat energi untuk skala rumah tangga.
KATA KUNCI: Grow light, Otomasi terrarium, Sensor kelembapan tanah, YL-69 tipe resistif, Sensor LDR, Sistem penyiraman otomatis.