Balqis Pras Fatira Hesti
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
Muhammad Ikrofani Hilman
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
Moh. Ainur Rofiq
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
Wahyu Tri Widyatama
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/jei.v3i1.60100
ABSTRAK
Penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi algoritma Imperceptible–Visible Watermarking (IVW) untuk perlindungan hak cipta citra digital yang mampu mempertahankan kualitas visual sekaligus memiliki ketahanan terhadap serangan manipulasi citra. Metode yang diusulkan mengintegrasikan prinsip Just Noticeable Distortion in Luminance (JNDL) dan teknik histogram binarization untuk menyisipkan watermark biner secara adaptif pada citra berwarna sehingga watermark tidak terlihat pada tampilan normal, namun dapat ditampilkan melalui proses visualisasi tertentu. Pengujian dilakukan pada 200 citra host dengan karakteristik visual yang beragam menggunakan dua jenis watermark, yaitu QR code dan logo hitam-putih. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode IVW mampu mempertahankan kualitas citra dengan nilai SSIM di atas 0,93 dan rata-rata NCD di bawah 0,05, yang menunjukkan tingkat imperceptibility yang tinggi. Selain itu, watermark tetap dapat diidentifikasi setelah proses kompresi JPEG, menunjukkan ketahanan metode terhadap serangan kompresi yang umum digunakan. Temuan ini menunjukkan bahwa algoritma IVW efektif dalam mendukung perlindungan hak cipta digital melalui penyisipan watermark yang tidak mengganggu kualitas visual citra. Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan ketahanan terhadap serangan geometris dan penambahan noise melalui strategi embedding yang lebih adaptif.
KATA KUNCI: Imperceptible–Visible Watermarking, Kompresi JPEG, Cropping, Histogram Binarization, Just Noticeable Distortion (JND), Citra Digital Berwarna