Moch. Rifki Hermawan
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/jei.v3i1.60101
ABSTRAK
Pewarnaan gambar otomatis (image colorization) merupakan cabang penting dalam pengolahan citra digital berbasis deep learning yang bertujuan mengubah gambar hitam putih menjadi gambar berwarna secara realistis. Penelitian ini memfokuskan pada pewarnaan gambar tiga jenis burung Cendrawasih yang terancam punah, yaitu burung Cendrawasih Ekor Panjang, Merah, dan Botak. Karena keunikan warna bulunya yang mencolok menjadikan spesies ini sebagai objek ideal untuk menguji akurasi model pewarnaan. Selain aspek teknis, pewarnaan ini juga mendukung konservasi visual melalui dokumentasi digital spesies langka. Tiga metode deep learning digunakan, yaitu Deep Colorization, Colorful Colorization, dan U-Net. Gambar asli dikonversi ke grayscale, kemudian diwarnai ulang dengan ketiga metode dan dibandingkan dengan gambar asli menggunakan metrik objektif Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) dan Structural Similarity Index (SSIM). Hasil menunjukkan bahwa U-Net menghasilkan pewarnaan paling akurat dan mendekati warna asli, Colorful Colorization cukup baik, sedangkan Deep Colorization kurang mampu menghasilkan warna secara realistis.
KATA KUNCI: Burung Cendrawasih, Image Colorization, Deep Learning